Jumat, 24 Juni 2022

EISENHOWER MATRIK

Merupakan matrik yang berfungsi untuk strategi produktivitas kerja yang lebih efisien dan produktif dengan mempertimbangkan mana hal yang mendesak dan penting.

Eisenhower matrik dikenal juga dengan sebutan Einsenhower Box, yang sangat dikenal dengan strategi produktivitas untuk menjadi lebih produktif. Eisenhower matrik adalah salah satu alat manajemen paling sederhana yang dapat dengan cepat dapat membuat seseorang jauh lebih baik dalam mengelola waktu. Metode ini dipopulerkan oleh Stephen Covey dalam bukunya First Things First yang diilhami oleh Dwight D. Eisenhower.

Eisenhower adalah mantan presiden ke-34 Amerika Serikat (tahun 1953-1961) yang populer dengan karya strateginya dalam pengembangan sistem jalan raya antar Provinsi di Amerika Serikat, meluncurkan internet DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency), Eksplorasi Ruang Angkasa NASA (National Aeronautics and Space Administration) dan meluncurkan penggunaan sumber energi damai alternatif (Atomic Energy Act). Pernah menjabat Presiden Universitas Columbia dan pernah menjabat Panglima Tertinggi NATO (North Atlantic Treaty Organization). Model Eisenhower (1953), ini mengatur tugas-tugas secara sederhana dengan menggunakan matrik keputusan sebagai berikut:

Kuadran 1. Mendesak dan penting (tugas yang akan dilakukan dengan segera).

Kuadran 2. Penting tapi tidak mendesak (tugas yang dijadwalkan untuk dilakukan kemudian).

Kuadran 3. Mendesak tapi tidak penting (tugas yang akan didelegasikan kepada orang lain).

Kuadran 4. Tidak mendesak dan tidak penting (tugas-tugas yang dicatat untuk ditindak lanjuti kemudian).

Dalam rangka untuk menempatkan setiap tugas ke kuadran yang benar-benar tepat dengan menggunakan urgensi yang dihadapi dalam tugas dengan mengajukan pertanyaan apakah hal itu mendesak (urgent) dan penting? Mendesak berarti suatu tugas yang membutuhkan perhatian dan tindakan segera dengan agenda tindakan sekarang (now) atau sangat segera. Sedangkan penting adalah hal-hal yang berkontribusi pada misi jangka panjang dengan pola pikir yang responsif.

Metode lain yang mengatur waktu secara efisien dengan membuat daftar tugas hari ini, besok dan jangka waktu tertentu dengan menggunakan skala prioritas dengan mempertimbangkan faktor penting dan urgen (mendesak) serta hapus dalam daftar segera setelah dilakukan. Jangan pernah menunda sebuah tindakan, kerjakan segera apapun hal yang penting (pikeke, 2015).

 

Source: Dr. Ir. Paulus Kurniawan, MBA, Prof. Dr. Made Kembar Sri Budhi, Drs., M.P., ‘Smart Leadership - Being a Leader’, 2017, p. 338

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAGAIMANA CARA MENJADI SEORANG PEMIMPIN YANG BAIK?

Model kepemimpinan Maxwell (2012) ini mencakup lima (5) syarat pemenuhan untuk menjadi seorang pemimpin yang baik, yaitu: 1. Disiplin Disipl...