Merupakan
matrik yang berfungsi untuk strategi produktivitas kerja yang lebih efisien dan
produktif dengan mempertimbangkan mana hal yang mendesak dan penting.
Eisenhower
matrik dikenal juga dengan sebutan Einsenhower Box, yang sangat dikenal dengan
strategi produktivitas untuk menjadi lebih produktif. Eisenhower matrik adalah
salah satu alat manajemen paling sederhana yang dapat dengan cepat dapat
membuat seseorang jauh lebih baik dalam mengelola waktu. Metode ini
dipopulerkan oleh Stephen Covey dalam bukunya First Things First yang diilhami
oleh Dwight D. Eisenhower.
Eisenhower
adalah mantan presiden ke-34 Amerika Serikat (tahun 1953-1961) yang populer
dengan karya strateginya dalam pengembangan sistem jalan raya antar Provinsi di
Amerika Serikat, meluncurkan internet DARPA (Defense Advanced Research Projects
Agency), Eksplorasi Ruang Angkasa NASA (National Aeronautics and Space
Administration) dan meluncurkan penggunaan sumber energi damai alternatif (Atomic
Energy Act). Pernah menjabat Presiden Universitas Columbia dan pernah menjabat
Panglima Tertinggi NATO (North Atlantic Treaty Organization). Model Eisenhower
(1953), ini mengatur tugas-tugas secara sederhana dengan menggunakan matrik
keputusan sebagai berikut:
Kuadran
1. Mendesak dan penting (tugas yang akan dilakukan dengan segera).
Kuadran
2. Penting tapi tidak mendesak (tugas yang dijadwalkan untuk dilakukan
kemudian).
Kuadran
3. Mendesak tapi tidak penting (tugas yang akan didelegasikan kepada orang
lain).
Kuadran
4. Tidak mendesak dan tidak penting (tugas-tugas yang dicatat untuk ditindak
lanjuti kemudian).
Dalam
rangka untuk menempatkan setiap tugas ke kuadran yang benar-benar tepat dengan
menggunakan urgensi yang dihadapi dalam tugas dengan mengajukan pertanyaan
apakah hal itu mendesak (urgent) dan penting? Mendesak berarti suatu tugas yang
membutuhkan perhatian dan tindakan segera dengan agenda tindakan sekarang (now)
atau sangat segera. Sedangkan penting adalah hal-hal yang berkontribusi pada
misi jangka panjang dengan pola pikir yang responsif.
Metode
lain yang mengatur waktu secara efisien dengan membuat daftar tugas hari ini,
besok dan jangka waktu tertentu dengan menggunakan skala prioritas dengan
mempertimbangkan faktor penting dan urgen (mendesak) serta hapus dalam daftar
segera setelah dilakukan. Jangan pernah menunda sebuah tindakan, kerjakan
segera apapun hal yang penting (pikeke, 2015).
Source: Dr. Ir. Paulus
Kurniawan, MBA, Prof. Dr. Made Kembar Sri Budhi, Drs., M.P., ‘Smart Leadership
- Being a Leader’, 2017, p. 338
Tidak ada komentar:
Posting Komentar