Sebagian orang dilahirkan dengan bakat alami yang lebih hebat daripada yang lain, kemampuan memimpin dibangun dari berbagai keterampilan yang hampir semuanya dapat dipelajari dan dikembangkan. Namun proses tersebut tidak terjadi dalam sekejap. Kepemimpinan itu sangat komplek dan mencakup berbagai macam aspek: penghormatan, pengalaman, kekuatan emosional, keterampilan memimpin, disiplin, impian, momentum dan masih banyak lagi variabel yang bisa disebutkan. Banyak aspek yang mempengaruhi kepemimpinan dan ternyata tidak dapat diukur tingkat kesuksesan suatu kepemimpinan, di mana pemimpin memerlukan dan tergantung banyak sekali masukan agar dapat efektif berperan. Maxwell (2012) mengatakan ada empat (4) tahapan perkembangan kepemimpinan, baik Anda memiliki bakat untuk memimpin atau pun tidak. Perkembangan dan kemajuan pimpinan akan terjadi sesuai dengan tahapan berikut.
Tahap
1. Saya tidak tahu bahwa saya tidak tahu.
Kebanyakan
orang tidak bisa memahami nilai dari kepemimpinan, mengira bahwa kepemimpinan
hanyalah bagi sebagian kecil orang yang duduk di puncak jenjang perusahaan.
Mereka tidak akan memahami peluang yang ada apabila tidak belajar bagaimana
memimpin. Sayangnya, selama seseorang tidak mengetahui apa yang tidak
diketahui, tidak akan berkembang.
Tahap
2. Saya tahu bahwa saya tidak tahu.
Anda
berada di posisi kepemimpinan, namun ketika mengamati keadaan sekitar, Anda
menemukan bahwa tak seorang pun mengikuti Anda. Saat itulah Anda menyadari
bahwa Anda perlu belajar memimpin. Apabila Anda tidak benar-benar memahami
suatu kebenaran adalah langkah besar bagi ilmu pengetahuan. Pemimpin yang
sukses adalah dengan cara sebagai pembelajar. Proses belajar yang terus terjadi
adalah hasil dari disiplin pribadi dan ketekunan.
Tahap
3. Saya berkembang dan mengerti, hasilnya pun mulai terlihat
Ketika
mengetahui bahwa Anda tidak memiliki keahlian tertentu dan setiap hari Anda
berdisiplin untuk mengembangkan diri dalam kepemimpinan, hal-hal menarik akan
mulai terjadi.
Tahap
4. Saya melakukan karena saya tahu
Di
tahap 3, Anda bisa menjadi pemimpin yang cukup efektif, namun Anda harus
mempertimbangkan setiap langkah yang Anda ambil. Namun, ketika mencapai tahap
4, kemampuan Anda memimpin terjadi begitu saja. Itulah saat di mana hasilnya
lebih dari seperti harapan Anda. Namun satu-satunya jalan menuju ke sana adalah
melalui proses dan membayar dengan utilitas.
Spirit
untuk menggapai menjadi pemimpin.
·
Belajarlah hari ini dan
jadilah pemimpin di kemudian hari. Kepemimpinan dibangun dari hari ke hari,
bukan dalam satu hari saja. Itulah realitasnya. Sisi baiknya adalah bahwa
kemampuan kepemimpinan Anda tidak statis. Di manapun titik awalnya, Anda bisa
menjadi lebih baik. Itu benar, bahkan bagi orang yang sudah berada di tingkat
kepemimpinan dunia sekalipun.
·
Perjuangkan jalan hidup
Anda. Ada pepatah kuno yang mengatakan seorang juara tidak menjadi juara di
atas ring, mereka hanya dikukuhkan di sana. Itu benar. Jika Anda ingin melihat
di mana seseorang berkembang menjadi juara, lihatlah rutinitas hariannya.
·
Tidak ada kesuksesan yang
diraih dalam waktu satu malam. Jika ingin menjadi seorang pemimpin, Anda pasti
bisa. Setiap orang memiliki potensi namun ia tidak akan mencapainya begitu
saja. Diperlukan ketekunan. Anda tidak bisa mengabaikan suatu kenyataan bahwa
menjadi pemimpin adalah sebuah proses. Kepemimpinan tidak dikembangkan dalam
waktu satu hari. Kepemimpinan dikembangkan dalam kurun seumur hidup.
Source: Dr. Ir. Paulus
Kurniawan, MBA, Prof. Dr. Made Kembar Sri Budhi, Drs., M.P., ‘Smart Leadership
- Being a Leader’, 2017, p. 338
Tidak ada komentar:
Posting Komentar