Jumat, 24 Juni 2022

BAGAIMANA PEMIMPIN DAPAT BERKEMBANG?

 Sebagian orang dilahirkan dengan bakat alami yang lebih hebat daripada yang lain, kemampuan memimpin dibangun dari berbagai keterampilan yang hampir semuanya dapat dipelajari dan dikembangkan. Namun proses tersebut tidak terjadi dalam sekejap. Kepemimpinan itu sangat komplek dan mencakup berbagai macam aspek: penghormatan, pengalaman, kekuatan emosional, keterampilan memimpin, disiplin, impian, momentum dan masih banyak lagi variabel yang bisa disebutkan. Banyak aspek yang mempengaruhi kepemimpinan dan ternyata tidak dapat diukur tingkat kesuksesan suatu kepemimpinan, di mana pemimpin memerlukan dan tergantung banyak sekali masukan agar dapat efektif berperan. Maxwell (2012) mengatakan ada empat (4) tahapan perkembangan kepemimpinan, baik Anda memiliki bakat untuk memimpin atau pun tidak. Perkembangan dan kemajuan pimpinan akan terjadi sesuai dengan tahapan berikut.

Tahap 1. Saya tidak tahu bahwa saya tidak tahu.

Kebanyakan orang tidak bisa memahami nilai dari kepemimpinan, mengira bahwa kepemimpinan hanyalah bagi sebagian kecil orang yang duduk di puncak jenjang perusahaan. Mereka tidak akan memahami peluang yang ada apabila tidak belajar bagaimana memimpin. Sayangnya, selama seseorang tidak mengetahui apa yang tidak diketahui, tidak akan berkembang.

Tahap 2. Saya tahu bahwa saya tidak tahu.

Anda berada di posisi kepemimpinan, namun ketika mengamati keadaan sekitar, Anda menemukan bahwa tak seorang pun mengikuti Anda. Saat itulah Anda menyadari bahwa Anda perlu belajar memimpin. Apabila Anda tidak benar-benar memahami suatu kebenaran adalah langkah besar bagi ilmu pengetahuan. Pemimpin yang sukses adalah dengan cara sebagai pembelajar. Proses belajar yang terus terjadi adalah hasil dari disiplin pribadi dan ketekunan.

Tahap 3. Saya berkembang dan mengerti, hasilnya pun mulai terlihat

Ketika mengetahui bahwa Anda tidak memiliki keahlian tertentu dan setiap hari Anda berdisiplin untuk mengembangkan diri dalam kepemimpinan, hal-hal menarik akan mulai terjadi.

Tahap 4. Saya melakukan karena saya tahu

Di tahap 3, Anda bisa menjadi pemimpin yang cukup efektif, namun Anda harus mempertimbangkan setiap langkah yang Anda ambil. Namun, ketika mencapai tahap 4, kemampuan Anda memimpin terjadi begitu saja. Itulah saat di mana hasilnya lebih dari seperti harapan Anda. Namun satu-satunya jalan menuju ke sana adalah melalui proses dan membayar dengan utilitas.

Spirit untuk menggapai menjadi pemimpin.

·         Belajarlah hari ini dan jadilah pemimpin di kemudian hari. Kepemimpinan dibangun dari hari ke hari, bukan dalam satu hari saja. Itulah realitasnya. Sisi baiknya adalah bahwa kemampuan kepemimpinan Anda tidak statis. Di manapun titik awalnya, Anda bisa menjadi lebih baik. Itu benar, bahkan bagi orang yang sudah berada di tingkat kepemimpinan dunia sekalipun.

·         Perjuangkan jalan hidup Anda. Ada pepatah kuno yang mengatakan seorang juara tidak menjadi juara di atas ring, mereka hanya dikukuhkan di sana. Itu benar. Jika Anda ingin melihat di mana seseorang berkembang menjadi juara, lihatlah rutinitas hariannya.

·         Tidak ada kesuksesan yang diraih dalam waktu satu malam. Jika ingin menjadi seorang pemimpin, Anda pasti bisa. Setiap orang memiliki potensi namun ia tidak akan mencapainya begitu saja. Diperlukan ketekunan. Anda tidak bisa mengabaikan suatu kenyataan bahwa menjadi pemimpin adalah sebuah proses. Kepemimpinan tidak dikembangkan dalam waktu satu hari. Kepemimpinan dikembangkan dalam kurun seumur hidup.

 

Source: Dr. Ir. Paulus Kurniawan, MBA, Prof. Dr. Made Kembar Sri Budhi, Drs., M.P., ‘Smart Leadership - Being a Leader’, 2017, p. 338

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAGAIMANA CARA MENJADI SEORANG PEMIMPIN YANG BAIK?

Model kepemimpinan Maxwell (2012) ini mencakup lima (5) syarat pemenuhan untuk menjadi seorang pemimpin yang baik, yaitu: 1. Disiplin Disipl...