Berpikir di luar kotak adalah suatu ide inovatif pada konteks baru atau variasi dari ide yang sudah ada atau bahkan jarang yang tercipta di luar kotak. Teka-teki ini merupakan contoh berpikir kreatif tetapi diharapkan jangan langsung menyimpulkan secara cepat. Peter Suedfeld, psikolog dari Universitas British Columbia telah melakukan observasi menarik dengan mengembangkan teka-teki tersebut pada teknik stimulasi lingkungan terbatas yang dikenal dengan REST/Restricted Enviromental Stimulation Technique (Sumber : Krogerus dan Tschappeler, 2011).
Sekarang,
saatnya untuk berpikir di luar kotak untuk mendapatkan ide yang sukses, namun
berpikir di luar kotak mungkin tidak semudah seperti yang diperkirakan. Pada
proses untuk berpikir di luar kotak, penting untuk melatih pikiran seseorang
agar dapat melihat perspektif yang berbeda. Berikut adalah beberapa tip yang
dapat digunakan untuk melatih pikiran seseorang dengan menghancurkan kotak (Sumber:
joshfelber.com).
· Peroleh perubahan pola
pikir untuk meningkatkan perspektif . Contoh : untuk sementara dengan melupakan
pemikiran aktivitas rutinitas dan mengambil langkah yang berbeda untuk menempuh
jalur pemikiran baru mungkin akan mendapatkan perspektif yang lebih baik.
· Kuantitas, bukan
kualitas. Ketika berpikir di luar kotak, kuantitas ide-ide yang kreatif datang
ke materi pikiran, di mana ide-ide tersebut secara kuantitas berbeda dari pola
pikir yang ada pada aktivitas sehari-hari baik masalah pekerjaan atau lainnya.
Benar, kadang-kadang kuantitas ide-ide justru muncul keluar dari hal yang sederhana
yang tidak pernah terpikir sebelumnya atau bahkan merupakan hal tidak penting.
·
Carilah keluar untuk umpan balik. Kadang kala, mengambil perspektif dari
orang-orang di luar bidang keahlian dapat memberikan ide-ide besar. Wawasan
baru dapat diperoleh dari masukan dari teman-teman, kerabat ataupun keluarga
dan diperoleh justru bukan dari bidang dalam cakupan kotak. Pemimpin yang mampu
dan cakap tidak selalu inovatif, karenanya sedikit sekali dijumpai inovator
perusahaan yang sukses. Kita tidak akan mengambil resiko yang kita tidak bisa
memenuhi (Alan Mulaly, Ford, sumber : New York Times, www.forbes.com).
Dalam
situasi kewirausahaan, kotak yang sebenarnya adalah individu dan unik, yang
sangat tergantung pada kemampuan Anda, kapasitas Anda, lingkungan Anda dan visi
Anda. yang menjadi masalah adalah Anda tidak selalu tahu batas kemampuan Anda
sampai Anda memaksakan diri untuk membatasi. Spirit bisnis yang selalu tertanam
melekat adalah mencari ide-ide baru yang inovatif dengn mencari solusi untuk
mengatasi semua rintangan untuk menggapai sukses (pikeke, 2015).
Source: Dr. Ir. Paulus
Kurniawan, MBA, Prof. Dr. Made Kembar Sri Budhi, Drs., M.P., ‘Smart Leadership
- Being a Leader’, 2017, p. 338
Tidak ada komentar:
Posting Komentar